Kamis, 20 November 2014
Have You Watch this movie...
Kali ini gue tertarik ngebahas
film Cloud Atlas… Mungkin karena film berdurasi hampir 3 jam ini menurut gue
pribadi perlu penjelasan lebih mendalam, mengingat maksud sebenarnya dalam film
ini tidak disampaikan secara mendetail. Jujur sih juga karna pengalaman
pribadi, tempo hari nonton film ini karena suka gambarnya. Belum lagi ada Jim
Sturgess yang juga salah satu aktor favorit gue. Well, film ini secara pribadi
menurut gue membingungkan banget. Padahal yah guys, film ini sebenarnya punya
makna yang dalam mengenai reinkarnasi, yang mana kehidupan kita saat ini
mempengaruhi kehidupan kita dimasa selanjutnya.
Tapi dalam film ini, plotnya
berganti ganti dari satu kisah kekisah yang lainnya… belum lagi banyak point
point penting yang ditampilkan begitu sederhana, sehingga terkesan seperti hal
biasa. Padahal sebenarnya menghubungkan segalanya. Film ini sendiri melalui
masa pembuatan selama empat tahun dan diperankan oleh aktor dan aktris terkenal
seperti Halle Berry, Tom Hanks, Jim Sturgess, Jim Broadbent, Hugh Grant, Hugo
Weaving, David Gyasi, Ben Wishaw, James D’Arcy, Susan Sarandon dan Doona Bae.
Selain itu film ini juga menjadi film independen termahal sepanjang masa.
Kebayang, gimana besar harapan gue waktu nonton film ini.
Kebanyakan orang mungkin bosan
menonton film ini, khususnya dipertengahan kisahnya. Jadi penting buat gue
memberi review penjelasan mengenai film ini, dan beberapa orang yang mungkin
sudah menontonya akhirnya bisa mengerti. So, jika disederhanakan maka alurnya
akan menjadi seperti ini.
Film ini terdiri dari 6 kisah
berbeda yang saling berkaitan, beberapa pemainnya pun memiliki peran ganda. Nah
guys, disinilah letak reinkarnasi yang dimaksud… yakni menghubungkan karakter
karakter yang dilahirkan kembali dari satu cerita ke cerita yang lainnya.
Jadi sebenarnya kisah awal film
ini diawali oleh kisah Adam Ewing (Jim Sturgess) pada tahun 1800an, yang juga masa perbudakan orang kulit hitam, Adam
disini berlayar jauh ke samudra pasifik demi sebuah urusan bisnis, mewakili
ayah mertuanya Haskell Moore (Hugo Weaving) dan membawa serta 1 peti penuh emas
bersamanya. Dalam perjalanannya ke samudra pasifik, Adam diserang cacing
polinesia yang menyebabkanya menjadi sangat sakit menurut diagnose Dr. Henry
Goose (Tom Hanks) padahal sebenarnya Dr. Henry sendiri yang meracuni Adam untuk
mengambil emas yang dibawanya. Di saat Adam memutuskan untuk pulang
kekeluarganya, dia mendapati seorang budak bernama Autua (David Gyasi) menjadi
penumpang gelap dikapal yang ditumpanginya dan secara diam diam bersembunyi
didalam kamar Adam. Adam yang merasa iba mencoba menolong Autua dengan
memberinya makan selama beberapa hari sampai akhirnya memutuskan untuk memberi
tahu kapten kapal dan memintanya mengijinkan Autua untuk menjadi salah satu
awak di kapalnya. Autua pun akhirnya berhasil membuktikan diri dan diterima
sebagai awak kapal, sementara Dr. Henry Goose yang ikut dalam perjalanan terus
meracuni Adam, sampai akhirnya suatu malam berniat menghabisinya dan mengambil
emas yang dibawanya. Beruntung, Autua yang merasa berhutang budi pada Adam
memergoki Dr. Henry dan segera menghentikannya. Sehingga Adam dapat berkumpul
dengan Istrinya Tilda (Doona Bae). Tergugah atas aksi penyelamatan yang
dilakukan Autua, Adam memutuskan pergi bersama istrinya dan menulis kisah perjalanannya dalam sebuah buku
berjudul “The Pasific Journal Of Adam Ewing”.
Melalui buku tersebut, perjalanan
Adam berganti menjadi Kisah Robert Frobisher (Ben Wishaw) yang merupakan
seorang musisi berbakat dan juga homoseksual. Robert yang menjalin hubungan
cinta dengan Rufus Sixsmith (James D’Arcy) memutuskan untuk pergi mengejar
impiannya dengan bekerja sebagai asisten Komposer ternama Vyvyan Ayrs (Jim
Broadbent) yang beristrikan wanita cantik bernama Jocasta (Halle Berry). Selama
bekerja dengan Vyvyan, Robert terus berkirim surat dengan kekasihnya dan
berhasil menciptakan sebuah lagu indah berjudul “Cloud Atlas Sextet” yang
membuatnya sadar untuk berhenti dan memulai karirnya sendiri, Vyvyan yang tidak
rela melepaskan Robert, mengancam akan merusak reputasinya dan mengklaim bahwa
dirinya turut andil dalam lagu tersebut. Karena merasa terancam, Robert
akhirnya membunuh Vyvyan dan melarikan diri. Dihantui penyesalan dan lelah
terus menerus menjadi buronan, Robert memutuskan mengakhiri hidupnya sebelum
sempat diselamatkan oleh kekasihnya Sixsmith.
Bertahun- tahun kemudian,
Sixsmith tua berkenalan dengan jurnalis bernama Luisa Rey (Halle Berry) yang
punya tanda lahir berbentuk komet yang sama dengan Robert, dan juga Adam.
Sixsmith yang tersangkut kasus dengan Lloyd Hooks (Hugh Grant) berkaitan dengan
minyak dan teknologi nuklir, akhinya mati ditangan Bill Smoke (Hugo Weaving)
atas perintah Hooks. Luisa yang sempat mengenal Sixsmith memutuskan untuk
menyelidiki kematiaannya dan menemukan surat surat lama yang dikirim Robert,
Luisa akhirnya mengetahui kisah cinta homoseksual mereka. Penyelidikan
berlanjut dan mendapati titik terang saat dirinya dipertemukan dengan Isaac
(Tom Hanks) yang membantunya mengungkap kejahatan Lloyd. Luisa berhasil selamat
dari ancaman Bill Smoke dengan bantuan Javier. Kisah ini pun dituangkan Javier
dalam sebuah buku biografi berjudul “The Half Lives of Luisa Rey”.
Buku biografi Luisa ini dibaca
oleh Timothy Cavendish (Jim Broadbent) seorang penerbit buku yang terlilit
hutang, ditahan dirumah panti jompo karena ulah saudaranya Denholme (Huge
Grant). Timothy yang juga memiliki tanda lahir berbentuk komet melakukan
konspirasi untuk melarikan diri dengan komplotan kakek nenek dan menuangkan
kisahnya dalam sebuah film berjudul “The Ghastly Ordeal of Tim Cavendish” yang
diperankan oleh Tom Hanks.
Monolog film Timothy Cavendish
“Aku menolak dianiaya” menjadi inspirasi bagi Sonmi (Doona Bae) seorang manusia
hasil Kloning. Sonmi-451, hidup di Neo Seoul tahun 2144 dan dipekerjakan
bersama dengan fabricants (sebutan bagi manusia hasil kloning) lainnya disebuah
restorant masa depan bernama papa song. Sonmi yang mengalami skandal, berhasil
melarikan diri dengan bantuan Hae Joo Chang (Jim Sturgess) dan bergabung dengan
gerakan revolusi lama yang bertujuan untuk menghapus sistem perbudakan
fabricants. Dalam perlawanannya sonmi terlibat hubungan cinta dengan Hae Joo,
sampai akhirnya gerakan revolusi tersebut dikalahkan oleh pasukan kaum Purebred
(Istilah bagi manusia yang dilahirkan) yang dipimpin oleh Mephi (Hugo Weaving).
Sebelum tertangkap dan dieksekusi, Sonmi sempat mengumandangkan deklamasi
kemerdekaan.
Beratus ratus tahun kemudian,
dunia kembali ke zaman primitif disebabkan oleh ketamakan manusia. Bagi manusia
primitif yang dihidup kala itu, Sonmi dianggap sebagai dewi bagi penduduk
valley. Kala itu dikenal 2 dunia, Valley (dunia primitif) dan Prescient (dunia
yang lebih maju). Zachry (Tom Hanks) pemimpin Valley, dimintai tolong oleh
Meronym (Halle Berry) penduduk Prescient untuk mengantarnya ke Mouna Sol, sebuah gunung di kawasan yang dikuasai oleh suku Kona, yaitu suku kanibal yang menyerang dan memangsa penduduk Valley. Nah, keinginan Meronym mengunjungi Mouna Sol adalah untuk mencari solusi dari masalah kepunahan yang dialami oleh penduduk Prescient... perjalanan Zachry mengantar Meronym ke Mouna Sol bukannya tanpa rintangan, seringkali Zachry mendengar bisikan iblis dari Georgie Tua (Hugo Weaving). Setibanya di Mouna Sol, Zachry mengetahui bahwa sesungguhnya Sonmi bukanlah seorang dewi, belum lagi usai keterkejutannya, setiba didesanya Zachry menemukan seluruh penduduk desa tewas atas serangan suku Kona. Namun Zachry berhasil menemukan Catkin keponakannya dan berusaha melarikan diri dari pemimpin suku Kona (Hugh Grant). beruntung Meronym datang dan menyelamatkan mereka.
Nah, guys... ending dari film ini adalah Zachry telah tinggal bersama istrinya Meronym dan menjadi penduduk Prescient.
Kalo dibaca melalui sinopsis diatas, memang terkesan film ini sebenarnya tidak begitu rumit.. tapi kalo kalian nonton filmnya dan menyaksikan sendiri mungkin kalian gak akan begitu ngerti. So, mungkin ada baiknya kalian baca sinopsinya lagi biar bisa dapat feelnya...
Kalo dari film, ceritanya dibuat maju mundur... tidak habis satu kisah. jadi kalian bakal disuguhi tontonan yang awalnya mungkin membingungkan. tapi kalo buat gue, cukup kagum sama endingnya yang menyatukan satu sama lain kisah ini. So. try to watch it....
Well, see you next time with another amazing movie..
Jumat, 31 Oktober 2014
This Man is awesome
All my life, I never said that there is an artist or an actor that I liked too well....
but this guy, is awesome...
Jeremy Renner adalah aktor favoritku, entahlah... jika ditanya alasannya, kurasa jawabannya akan sangat bias dan terlalu klise karena semua orang akan menjawab sama untuk aktor atau aktris favorit mereka... so, this is my answer.
Kita anggap saja ini seperti cinta pertama, kamu suka seseorang sejak pertama kali melihatnya dan tak punya alasan khusus untuk itu.
Jeremy Lee Renner lahir pada 7 Januari 1971, aktor Amerika yang terkenal di era 2000an.
Jeremy Lee Renner lahir pada 7 Januari 1971, aktor Amerika yang terkenal di era 2000an.
Pertama kali ngeliat cowok ini, sebenarnya gak ada kesan mendalam berhubung gua gak suka perannya.
Pertama kali liat dia di film North Country yang rilis tahun 2005, beradu acting bareng aktris cantik Charlize Theron.. film Norht Country sendiri merupakan film yang disutradarai oleh Niki Caro, film ini merupakan kisah nyata kasus Jenson v yang bercerita tentang perjuangan wanita korban pelecehan seksual yang menuntut keadilan untuk keamanan kerja para wanita yang bekerja di pertambangan. sementara Jeremy Renner disini memerankan peran antagonis sekaligus saksi hidup atas kejadian pemerkosaan yang dialami Josey Aimes (Charlize Theron)... Singkatnya, Bobby Shar (Jeremy Renner) bersama dengan teman-temannya seringkali melakukan tindakan pelecahan seksual, mulai dari sentuhan fisik dan lain sebagainya kepada para pekerja wanita yang juga turut mencari penghasilan di pertambangan tempatnya bekerja, sampai akhirnya Josey Aimes yang juga mantan pacar Bobby Shar yang baru saja bekerja disana karena tuntutan ekonomi, mengajukan tuntutan hukum untuk perlindungan para pekerja wanita. Dalam upaya menuntut perlindungan hukum tersebut, terungkap kasus pemerkosaan yang dialami Josey semasa SMA yang tak sengaja disaksikan oleh kekasihnya kala itu yaitu Bobby Shar.
Well, singkatnya buat gua film ini menginspirasi banget... meskipun, bukan jadi salah satu film Jeremy Renner yang gua suka...
Gua yang basicly suka film heroik, terpesona pas lihat dia lagi difilm keluaran Marvel di sequel The Avengers... Wowww... He looked so handsome.
Gua bisa dibilang kuno soal selera... Maybe, karena gua selalu dibuat tercengang-cengang sama tokoh pahlawan yang pake senjata panah ato pedang... basicly, gua gak begitu suka pahlawan yang pake senjata jenis pistol dan senapan lainnya... menurut gua, panah, pisau dan pedang lebih keren, selain buat tokohnya terkesan klasik dan lebih gentle,kata gue hiihi.. tidak berisik, punya jangkaun yang cukup jauh dan elegan. Ada banyak tokoh sih, maybe next time gua bakal ulas lebih dalam soal tokoh tokoh heroik lainnya yang juga pakai jenis senjata yang sama... but this time, I'm only gonna talk about this awesome man...
Dia berperan jadi Hawkeye difilm ini, dan jadi salah satu tokoh superhero bareng Iron Man (Robert Downey, Jr), Black Widow (Scarlett Johansson), Captain America (Chris Evans), Hulk (Mark Ruffalo) dan Thor (Chris Hemsworth)... Gua suka banget sama film ini, meskipun Jeremy Renner sendiri mengaku kurang puas sama perannya... Jeremy Renner yang selalu merasa tertantang memerankan peran-peran antagonis merasa kesulitan menonjolkan kualitas aktingnya difilm The Avengers, lantaran peran jahatnya dipegaruhi oleh tokoh lain... Kalo buat gue secara pribadi, akting dia sudah cukup buat gua jatuh cinta...
Mungkin Jeremy berpikir, bisa akting lepas dengan berperan jahat seperti halnya dalam film S.W.A.T...
Yappp, dia berperan jadi tokoh penjahatnya dan melawan mantan partner dan juga sahabatnya sendiri yaitu Jim Street (Colin Farrel). Brian Gamble (Jeremy Renner) yang menolak dipindah tugaskan ke gudang senjata lantaran jabatannya sebagai agen penyelamat di S.W.A.T dicopot, akhirnya memilih hengkang dari kepolisian, sementara rekannya Jim Street memilih tinggal dengan harapan dapat kembali... sejak saat itu perselisihan mereka dimulai, sampai akhirnya saling berhadapan dalam upaya pemindahan seorang pembunuh kaya ke penjara oleh para agen S.W.AT, dimana proses pemindahan ini berlangsung kelut gara-gara si Tahanan kaya ini muncul diTV dan nawarin ratusan juta dollar buat yang bisa ngebebasin dia... well, dari sekian banyak penjahat yang berusaha ngebebasin si tahanan ini, gamble yang mantan agen S.W.A.T hampir saja berhasil membebaskan si tahanan sampai akhirnya harus berhadapan dengan mantan rekannya Jim Street. Meskipun jahat, buat gue dia tetap aja keren... hihi... gua sendiri sih gak tau benar, alasan Jeremy Renner suka peran antagonis... mungkin karena dia yang dalam kesehariannya cukup tertutup dan misterius merasa bisa lebih total dan lepas serta cocok untuk peran-peran macam ini. buat gua sih, peran apa aja buat Jeremy Renner, jahat atau tidaknya gak jadi persoalan... Dia cocok untuk tokoh tokoh yang tangguh dan penuh stamina. Mungkin jadi alasan kenapa gua jadi suka banget sama dia, selain karena wajhnya yang karismatik. Setahu gue Jeremy Renner juga total dalam berakting di film-film action karena sebagian besar adegan dilakukan sendiri tanpa peran penggati, memang cocok buat dia... lihat aja ototnya...hahaha...
Ini salah satu film Jeremy Renner yang bisa buktiin kalo dia emang jago dalam soal aksi, The Bourne Legacy... beneran... gua kasi 5 dari 5 bintang buat dia. kata temen gua sih, aktingnya lebih bagus di The Hurt Locker... film yang juga membesarkan namanya... kalo kata gua, film ini lebih cocok buat Renner yang aktif dan tangguh... Film The Bourne Legacy sendiri merupakan lanjutan dari serial serial The Bourne lainnya yang diperankan Matt Damon, kalo alasan sutradanya ngelirik Jeremy Renner sih gua gak tau pasti, tapi gua rasa keputusan tepat memilih Renner sebagai salah satu tokoh The Bourne... Mungkin di serial selanjutnya bisa liat dia beradu akting bareng Matt Damon, I Hope... Siapa tau gak kalah seru waktu ngeliat dia main bareng Tom Cruise di Mission Impossible: Ghost Protocol... huaaaa.. Karisma pria mempesona ini bikin gua klepek klepek...
Sayang difilm ini, scene fightnya Jeremy gak begitu banyak.. Mungkin karena takut nutupin karisma tokoh utamanya si Tom Cruise...
Film yang satu ini, jadi film yang buat tenar nama Jeremy Renner karena masuk nominasi Academy Award for Best Actor.. meskipun gak jadi salah satu film renner yang paling gua suka, bukan karena jelek filmnya... cuma, karena memang gua udah terlanjur jatuh cinta sama tokoh tokoh heroik Renner yang aktif dan terkesan sangat tangguh dan berstamina. kalo difilm ini Renner jadi William James, sersan kelas pertama penjinak bom yang bersifat agak dingin... Pendapat boleh beda yah, gua sih sejujurnya suka hampir semua film Jeremy Renner... but this one, maybe not to be my first choise..
Kalo yang diatas filmnya pada modern, yang satu ini lebih kearah film fiksi...
Hansel and Gretel:Witch Hunters...Kalo kata gue,GROOL...Great and Cool..hahaha.. melanjutkan kesuksesannya sebagai tokoh heroik... Jeremy lanjut lagi dengan peran Hansel dan main bareng aktris cantik Gemma Arterton yang jadi Gretelnya... gua salut banget buat Jeremy yang bersifat penyayang difilm ini, terutama sama adiknya Gretel... huhhh, buat iri...
Personally, gua gak begitu tertarik sama film bergenre drama or romance.. bukan tidak suka, hanya film action buat gue lebih semangat nontonnya... terlebih sebagian besar film Renner itu bergenre action dan keren banget...
Sebenarnya ada banyak film Renner yang gak bisa gua ulas satu persatu, so.. you guys, maybe can open this link to know all movies of Jeremy Renner
Langganan:
Komentar (Atom)











